Kota Salatiga, sebuah kota kecil di lereng Gunung Merbabu, terkenal dengan ketenangannya, keindahan alam, serta keberagaman penduduknya. Namun di balik suasananya yang asri, kota ini juga menyimpan kisah-kisah inspiratif para wirausaha muda yang sukses merintis usaha dari nol. Salah satu yang paling menonjol adalah kisah Nanda Pramono, pendiri Nanda Fashion, yang menjadi salah satu pionir bisnis fashion lokal di Salatiga, Jawa Tengah.
Nanda Pramono memulai kiprah bisnisnya dari nol. Lahir dan besar di Salatiga, jiwa kewirausahaan Nanda sudah terlihat sejak remaja. Dengan tekad kuat untuk membantu ekonomi keluarga, pria ini mencoba berbagai pekerjaan sampingan, mulai dari berdagang kecil-kecilan, menjadi reseller, hingga menjual aksesori fashion secara online melalui media sosial.
Tahun 2015 menjadi titik balik penting. Saat itu, Nanda memutuskan untuk fokus pada bisnis fashion wanita dan pria. Berbekal modal seadanya dan kemampuan promosi lewat platform digital, ia memberanikan diri membuka sebuah butik sederhana bernama "Nanda Fashion" di pinggiran kota Salatiga. Toko tersebut hanya berukuran kecil dengan rak-rak sederhana dan koleksi produk yang terbatas.
Menyadari pentingnya peran media sosial di era modern, Nanda aktif memasarkan koleksinya melalui Instagram, Facebook, dan WhatsApp. Ia rutin mengunggah foto produk terbaru, berbagi tips mix and match busana, dan mengajak pelanggan lama untuk merekomendasikan produk ke teman-teman mereka. Pendekatan personal ini membuat Nanda Fashion mulai dikenal luas tidak hanya di Salatiga, tapi juga luar kota.
Dari strategi ini, dalam waktu setahun, toko kecil Nanda mampu berkembang pesat. Penjualan tidak hanya dari walk-in customer, tetapi juga melalui pemesanan online yang datang dari berbagai daerah di Jawa Tengah.
Pandemi COVID-19 sempat menjadi tantangan besar bagi hampir semua pelaku usaha, tak terkecuali Nanda Fashion. Namun, dengan kreativitas dan ketangguhan yang dimiliki, Nanda mengubah tantangan menjadi peluang. Ia mulai memperluas lini produk dengan menjual masker kain stylish dan fashion rumah, seperti piyama dan daster yang sempat sangat diminati saat masa-masa work from home.
Proses digitalisasi usaha pun semakin digenjot. Nanda membuat katalog virtual, memaksimalkan fitur marketplace, serta menjalin kolaborasi dengan UMKM lokal di Salatiga untuk mempromosikan karya-karya busana etnik khas Jawa Tengah.
Tidak hanya berorientasi pada keuntungan, Nanda Pramono juga aktif memberdayakan warga sekitar. Ia membuka kesempatan magang bagi mahasiswa, menampung penjahit lokal, dan melakukan pelatihan keterampilan usaha bagi ibu-ibu rumah tangga di sekitar toko. Program pelatihan ini meliputi pembuatan aksesori, pelatihan fotografi produk, hingga pemasaran online.
Komitmen sosial ini menjadi ciri khas Nanda Fashion, yang tidak hanya berusaha menjadi bisnis sukses, tapi juga membawa dampak positif untuk masyarakat sekitar. Bekerja sama dengan karang taruna, Nanda secara rutin mendonasikan sebagian keuntungannya untuk kegiatan sosial dan beasiswa pendidikan anak-anak kurang mampu di wilayah Salatiga.
Berkat kegigihan dan dedikasi yang tinggi, Nanda Pramono telah menerima berbagai penghargaan dari pemerintah kota Salatiga dan komunitas kewirausahaan. Pada tahun 2021, Nanda Fashion dinobatkan sebagai UMKM Inspiratif Kota Salatiga. Toko ini juga rutin menjadi narasumber dalam seminar kewirausahaan, serta dipercaya sebagai mentor dalam program pelatihan bisnis untuk UMKM baru.
Dalam berbagai kesempatan, Nanda Pramono selalu berpesan kepada generasi muda agar tidak ragu untuk memulai usaha, walaupun harus dari bawah. Menurutnya, yang terpenting adalah tekad, ketekunan, dan keberanian berproses. Ia percaya, setiap usaha yang dijalani dengan sepenuh hati akan selalu menemukan jalannya menuju kesuksesan.
"Jangan menunggu kaya untuk memulai usaha, tapi berusahalah supaya bisa mengubah hidup dan memberi manfaat untuk banyak orang."
— Nanda Pramono
Melihat pertumbuhan bisnis dan antusiasme pelanggan, Nanda Pramono telah merencanakan berbagai ekspansi usaha. Salah satunya dengan memperluas jangkauan penjualan ke seluruh Indonesia, mengembangkan lini busana ramah lingkungan, serta membuka kelas pelatihan online khusus fashionpreneur muda. Nanda optimistis bahwa Salatiga dapat menjadi pusat industri kreatif fashion yang dikenal hingga tingkat nasional.
Kisah sukses Nanda Pramono dan Nanda Fashion menjadi bukti nyata bahwa mimpi besar bisa diwujudkan dari kota kecil sekalipun. Dengan keberanian, inovasi, dan kepedulian sosial, perjalanan Nanda Pramono menginspirasi banyak orang, khususnya generasi muda di Kota Salatiga dan sekitarnya. Semoga semangat dan perjuangannya membawa manfaat seluas-luasnya dan menjadi contoh bagi wirausaha lainnya di Indonesia.