Kota Salatiga, yang terletak di jantung Jawa Tengah, terkenal sebagai kota yang nyaman, asri, dan kaya akan ragam kulinernya. Di tengah geliat kuliner Salatiga, berdiri sebuah cafe yang kini menjadi perbincangan masyarakat, yakni Nani Cafe. Dibalik kesuksesan cafe yang dikenal cozy tersebut, terdapat sosok inspiratif bernama Nani Santosa.
Nani Santosa lahir dan besar di Salatiga. Sejak kecil, Nani sudah akrab dengan dunia memasak berkat pengaruh ibunya yang juga seorang penjual makanan di pasar tradisional. Setelah menamatkan pendidikan SMA, Nani mengambil kuliah di bidang ekonomi di sebuah universitas di Semarang. Walau demikian, minat dan hasratnya terhadap dunia kuliner tak pernah padam.
Setelah menyelesaikan studinya, Nani sempat bekerja di beberapa perusahaan swasta. Namun, pekerjaan kantoran itu tidak membuat hatinya sepenuhnya bahagia. Nani pun mulai mencari peluang untuk membuka usaha sendiri di kampung halamannya. Ia teringat dengan cita rasa rumahan khas Salatiga yang dulu sering dibuat sang ibu, terutama jajanan pasar dan aneka minuman tradisional.
Dengan modal nekat dan menabung dari hasil kerjanya, tahun 2015 Nani membuka sebuah warung kecil di depan rumahnya dengan nama Nani Cafe. Menu yang ditawarkan sederhana, berupa kue tradisional, kopi, teh rempah, dan minuman segar khas Salatiga. Ia juga memperkenalkan menu andalan keluarga seperti getuk, klepon, dan onde-onde. Tak disangka, respon masyarakat sangat positif. Banyak pelanggan yang kembali, bahkan membawa teman-teman mereka ke cafe tersebut.
Melihat antusiasme masyarakat, Nani memperluas usahanya dengan menyewa ruko kecil di pusat kota Salatiga. Ia memperindah cafe dengan dekorasi klasik yang bernuansa Jawa namun dikemas modern. Tersedia ruang baca, Wi-Fi gratis, dan ruang terbuka yang menunjang pelanggan muda untuk berkumpul serta belajar. Konsep yang diusung adalah “Homey Traditional & Modern Vibes” yang membuat pelanggannya merasa betah.
Tahun 2020 merupakan masa yang penuh tantangan karena pandemi COVID-19. Nani Cafe pun sempat mengalami penurunan omset drastis akibat pembatasan sosial. Namun, Nani tidak menyerah. Ia segera beradaptasi dengan membuka layanan pesan antar, kolaborasi dengan ojek online, serta menyediakan menu bekal sehat praktis.
Selain itu, Nani juga mulai membuat video tutorial memasak menu-menu andalannya di YouTube. Strategi ini terbukti efektif bukan hanya meningkatkan penjualan, tetapi juga memperluas jangkauan pasarnya hingga ke luar kota Salatiga. Banyak pelanggan yang memesan kue-kue tradisional untuk dikirimkan sebagai oleh-oleh.
Beragam apresiasi pun menghampiri Nani Santosa. Pada tahun 2022, Nani menerima penghargaan dari Dinas Pariwisata Salatiga sebagai UMKM Kuliner Inspiratif. Banyak media lokal dan nasional yang meliput perjalanan usahanya. Ia kerap diundang untuk berbagi kisah sukses kepada pelaku UMKM lainnya, terutama soal pentingnya inovasi, menjaga kualitas, dan pelayanan yang baik.
Nani juga aktif memberikan pelatihan gratis bagi ibu rumah tangga di lingkungan sekitarnya, mengajarkan cara membuat kue tradisional yang bisa dijual kembali sebagai tambahan penghasilan.
Kini, Nani Cafe telah memiliki tiga cabang di wilayah Salatiga dan mulai merambah ke kota-kota sekitar seperti Ungaran dan Ambarawa. Jumlah karyawan yang awalnya hanya dua orang, kini bertambah menjadi lebih dari 25 orang. Tak hanya menjadi tempat favorit untuk berkumpul, Nani Cafe juga menerima pesanan katering untuk acara resmi, ulang tahun, hingga gathering komunitas.
Suasana homy, rasa makanan yang terus dipertahankan otentiknya, serta inovasi menu modern membuat Nani Cafe terus diminati dari tahun ke tahun. Cafe ini juga menjadi salah satu destinasi wisata kuliner wajib jika berkunjung ke Salatiga.
Menurut Nani, kunci utama adalah mengikuti passion serta jangan pernah takut memulai. Kesalahan dan kegagalan adalah bagian dari proses belajar. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga relasi dengan pelanggan, adaptasi terhadap perkembangan zaman, dan menjaga integritas dalam berbisnis.
"Mulailah dari yang kecil, terus berinovasi, dan jadilah manfaat untuk sekitar. Sukses tidak hanya untuk diri sendiri, tetapi juga untuk lingkungan," pesan Nani Santosa kepada para pengusaha muda.
Kisah Nani Santosa dan perjalanan Nani Cafe di Salatiga menjadi bukti nyata bahwa dengan kerja keras, inovasi, dan semangat untuk berbagi, siapa saja bisa menorehkan kisah sukses bahkan dari kota kecil sekalipun. Semoga cerita ini dapat menginspirasi banyak orang untuk tidak ragu bermimpi dan berjuang meraih kesuksesan.